8zgc783h

HMT STTMI Telah Menyelenggarakan Mining Talk #3: Pengenalan Geostatistik untuk Estimasi Sumber Daya Mineral Berbasis Isatis.neo

Bandung, 27 Juni 2026 — Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMT STTMI) bersama Program Studi Teknik Pertambangan STTMI telah sukses menyelenggarakan kegiatan Mining Talk #3 dengan tema “From Drillhole to Resource Model: Pengenalan Geostatistik untuk Estimasi Sumber Daya Mineral Berbasis Isatis.neo”, pada Sabtu, 27 Juni 2026, bertempat di Laboratorium Komputer Gedung A STTMI.

Kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.00–15.30 WIB dan diikuti oleh mahasiswa aktif secara luring


Pembukaan Acara

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua STTMI, Dr. Ir. Awang Suwandi, M.Sc., yang dalam sambutannya menekankan kepada mahasiswa agar belajar dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan yang ada, mengingat narasumber yang hadir, Petryan Paulus Pangihutan, S.Si., M.T., telah meluangkan waktu di tengah kesibukan profesionalnya untuk berbagi ilmu dan pengalaman di lingkungan akademik STTMI.

Beliau juga menyampaikan pengalaman pribadinya bahwa pada era 1990-an telah menggunakan konsep geostatistik, khususnya dalam studi distribusi permeabilitas. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan geostatistik telah lama digunakan dalam bidang kebumian dan tetap relevan hingga saat ini dalam mendukung analisis dan pengambilan keputusan di bidang eksplorasi.

Acara kemudian dipandu oleh Lanang Delonix Regia, S.T., S.Pd., M.T. selaku moderator kegiatan.


Pemaparan Materi Geostatistik

Sesi utama diisi oleh narasumber Petryan Paulus Pangihutan, S.Si., M.T., yang menyampaikan materi komprehensif mengenai pengantar geostatistik dan penerapannya dalam estimasi sumber daya mineral.

Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar statistik seperti mean, median, mode, serta ukuran dispersi seperti variance, standard deviation, dan coefficient of variation. Selain itu juga dibahas konsep skewness dan kurtosis dalam memahami karakter distribusi data eksplorasi.

Pada bagian analisis data, dipaparkan metode bivariatif yang mencakup scatter plot, covariance, dan correlation coefficient untuk memahami hubungan antar variabel dalam data geologi.

Selanjutnya dibahas konsep data treatment seperti identifikasi outlier menggunakan boxplot dan IQR, serta konsep top-cut dalam pengolahan data kadar.


Konsep Dasar Geostatistik dan Variogram

Materi dilanjutkan dengan pengenalan geostatistik sebagai metode probabilistik untuk variabel teregionalisasi yang memiliki struktur spasial. Dijelaskan pula konsep isotropy dan anisotropy dalam memahami variasi data berdasarkan arah.

Bagian inti materi membahas variogram sebagai alat utama dalam geostatistik, termasuk experimental variogram, serta parameter penting seperti nugget, sill, dan range. Selain itu juga dijelaskan parameter teknis seperti lag distance, tolerance, direction, dan band width.

Model variogram yang diperkenalkan meliputi spherical, exponential, dan gaussian model yang digunakan dalam proses pemodelan spasial data eksplorasi.


Workflow Estimasi Sumber Daya

Peserta juga diperkenalkan pada alur kerja estimasi sumber daya mineral, mulai dari eksplorasi, data analysis, resource estimation, hingga reporting. Tahapan tersebut mencakup drilling, sampling, QA/QC, hingga database validation.

Dalam tahap estimasi, diperkenalkan metode seperti Ordinary Kriging dan Inverse Distance Weighting (IDW), serta proses validasi menggunakan swath plot, LOOCV, dan scatter plot.

Selain itu juga dibahas klasifikasi sumber daya menjadi measured, indicated, dan inferred resources berdasarkan tingkat kepercayaan data serta konsep uncertainty dan RKSD.


Demonstrasi Isatis.neo

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi perangkat lunak Isatis.neo yang memperlihatkan proses pemodelan sumber daya mineral secara praktis, mulai dari input data drillhole, pembuatan variogram, pembangunan block model, hingga proses estimasi menggunakan metode kriging.

Demonstrasi ini memberikan gambaran nyata bagaimana teori geostatistik diterapkan dalam perangkat lunak industri yang umum digunakan dalam eksplorasi mineral modern.


Penutup

Kegiatan Mining Talk #3 ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber yang membahas penerapan geostatistik dalam eksplorasi mineral serta tantangan dalam pemodelan sumber daya berbasis data geologi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat memahami keterkaitan antara data eksplorasi, analisis statistik, dan pemodelan sumber daya mineral secara lebih mendalam serta mampu mengaplikasikannya dalam dunia akademik maupun industri.


Waktu: Sabtu, 27 Juni 2026 | 09.00–15.30 WIB
Tempat: Laboratorium Komputer Gedung A STTMI
Penyelenggara: HMT STTMI & Program Studi Teknik Pertambangan STTMI

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *