Ketua STTMI Menjadi Narasumber Studium Generale Nasional

stadium

16 Juni 2026

Oleh : Himpunan Mahasiswa Pertambangan STTMI

Poster kegiatan Studium Generale IBES X HMTA UPN “Veteran” Yogyakarta, 29 April 2025. Sumber: HMTA UPN “Veteran” Yogyakarta

Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Mineral Indonesia (STTMI), Dr. Ir. Awang Suwandhi, S.T., M.Sc., dipercaya menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Studium Generale “IBES X HMTA: Standarisasi dan Inovasi Peledakan untuk Regenerasi Praktisi Masa Depan” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) UPN “Veteran” Yogyakarta bekerja sama dengan Indonesia Blasting Engineers Society (IBES) pada 29 April 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Seminar Fakultas Teknologi Mineral dan Energi UPN “Veteran” Yogyakarta ini menghadirkan para praktisi senior dan spesialis di bidang pengeboran dan peledakan (drill and blast). Forum ini menjadi wadah berbagi pengalaman, pengetahuan, serta perkembangan terbaru mengenai standar dan inovasi teknologi peledakan yang diterapkan di industri pertambangan.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Awang Suwandhi hadir sebagai Drill-Blast Specialist dan menyampaikan materi mengenai “Bahan Peledak, Teknik Pemboran dan Peledakan”. Materi yang diberikan membahas konsep dasar hingga penerapan teknik pemboran dan peledakan yang efektif, aman, dan sesuai dengan standar industri pertambangan modern.

Selain Dr. Awang Suwandhi, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi industri yang membahas dampak peledakan terhadap lingkungan, aspek standarisasi nasional, serta inovasi bahan peledak yang terus berkembang untuk meningkatkan efisiensi operasi tambang.

Kehadiran Ketua STTMI sebagai narasumber dalam kegiatan nasional tersebut menunjukkan komitmen dosen STTMI dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kompetensi generasi muda pertambangan Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman praktis kepada mahasiswa agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan kebutuhan industri pertambangan saat ini.

Melalui forum akademik seperti Studium Generale ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan industri dalam mencetak praktisi pertambangan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.